Polling       

Jika anda sakit, kemana anda berobat ?

 

   Agenda Kegiatan       

« Nov 2014 »
M S S R K J S
26 27 28 29 30 31 1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 1 2 3 4 5 6

   Statistik Situs       

Visitors :569345 Org
Hits : 1289211 hits
Month : 5741 Users
Today : 285 Users
Online : 13 Users

   Login       


Username
Password

Register
Forgot Password

   SMS CENTER       


   Cuaca Yogya       

   Video Kemenkes       

   BANK DATA LOKAL       

Link ini hanya bisa diakses pada Jaringan Lokal Dinkes Kulon Progo

   ADDME-SEO       

Paket Studi Banding

 

     Kabupaten Kulon Progo sebagai salah satu kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan kawasan pengembangan ekonomi yang ditandai dengan adanya pembukaan Jalur selatan, pembangunan Pelabuhan ikan, rencana penambangan Pasir Besi dan Bandara Internasional.

     Seluruh Puskesmas di Kabupaten Kulon Progo berjumlah 21 buah sudah menyandang predikat sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), dimana dengan BLUD Puskesmas diberikan fleksibilitas pengelolaan keuangan. Seluruh persyaratan sebagai BLUD tersebut telah dipenuhi oleh Puskesmas mulai dari Rencana strategis, Standart pelayanan, Tata kelola manajemen dan keuangan. Manajemen puskesmas juga dilakukan mulai Perencanaan (PTP), Lokakarya Mini dan Penilaian Kinerja Puskesmas.

     Lokasi yang tidak terlalu jauh dari Kota  Yogyakarta merupakan tempat ideal sebagai lokasi studi banding di bidang kesehatan. Berikut Puskesmas yang kami tawarkan untuk studi banding pelayanan kesehatan dasar antara lain:

  

Puskesmas Sentolo I.Ruang Perawatan Puskesmas Sentolo I
     Puskesmas Sentolo I merupakan puskesmas dengan rawat inap berkapasitas 15 tempat tidur. Letak puskesmas berada di bagian timur Kabupaten Kulon Progo berbatasan dengan kabupaten Bantul.

     Jarak waktu tempuh dari Bandara Internasional Adi Sucipto Yogyakarta sekitar 60 menit atau sekitar 35 menit dari pusat kota Yogyakarta (Malioboro, Keraton).

     Puskesmas ini memiliki wilayah seluas 23 km2 dengan 4 desa sebagai wilayah kerja. Pada awal berdirinya puskesmas ini mengampu 8 desa di Kecamatan Sentolo. Seiring dengan perkembangan kebutuhan, maka dipecah menjadi Puskesmas Sentolo I dan Sentolo II.

     Puskesmas Sentolo I sampai saat ini telah mengalami beberapa perbaikan dengan masih tampak bangunan asli di bagian rawat inap. Disamping peningkatan fisik juga terus berkembang peningkatan sumber daya kesehatan baik SDM maupun sarana dan prasarana sehingga beberapa pelayanan kesehatan pengembangan dapat dilakukan di puskesmas ini.

     Jenis pelayanan disamping melaksanakan pelayanan kesehatan dasar (Basic six) juga melakukan pelayanan pilihan seperti Pelayanan Kesehatan Jiwa, Usila, UKS, Gigi dan mulut, keperawatan kesehatan dan lain-lain.

     Upaya pengembangan /inovasi pelayanan yang juga menjadi layanan unggulan adalah pelayanan laboratorium dengan automatic mechine/digital, Foto rontgen, konsultasi, EKG, USG dsb.

     Upaya kesehatan masyarakat meliputi kegiatan pemberdayaan desa siaga, posyandu usila, senam usila dan lain-lain. Dalam rangka komitmen peningkatan kualitas SDM dan pelayanan peningkatan pengetahuan kepada masyarakat dikembangkan pula adanya Perpustakaan Puskesmas dengan koleksi ratusan buku baik buku-buku teknis medis, teks book maupun pengetahuan kesehatan secara umum.

     Sistim Manajemen Mutu berstandart ISO 9000-2008 yang telah diakui dan diperoleh sertifikat dari Worldwide Quality Assurance(WQA) - South East Asia sejak tahun 2007 sampai sekarang.

     Hasil Kinerja Pelayanan Puskesmas tahun 2008-2010 selalu menduduki peringkat terbaik di Kabupaten Kulon Progo dengan komponen manajemen operasional, kinerja program, Transparansi, Akuntabilitas, Partisipatif, serta Kepuasan Pelanggan .

 

Puskesmas Galur II
Puskesmas Galur II     Puskesmas Galur II merupakan puskesmas dengan rawat inap berkapasitas 12 tempat tidur. Letak puskesmas berada di pinggiran bagian selatan Kabupaten Kulon Progo merupakan kawasan pengembangan jalur lintas selatan yang menghubungkan Kota Wonogiri (Jawa Tengah) - Kulon Progo (DIY) dan Kebumen (Jawa Tengah) berbatasan dengan Kabupaten Bantul.

     Kawasan Jalur selatan direncanakan merupakan kawasan pengembangan ekonomi dengan adanya Pelabuhan laut, Penambangan Pasir Besi dan Bandara Internasional pada tahun 2024 diperkirakan menjadi pusat perekonomian. Jarak waktu tempuh dari bandara Internasional Adi Sucipto Yogyakarta sekitar 80 menit dengan kendaraan pribadi, atau sekitar 60 menit dari pusat kota Yogyakarta (Malioboro, Keraton).

     Puskesmas ini memiliki wilayah seluas 13,05 km2 dengan 3 desa sebagai wilayah kerja. Pada awal berdirinya puskesmas ini mengampu 8 desa di Kecamatan Galur. Seiring dengan perkembangan kebutuhan, pecah menjadi puskesmas Galur I dan Galur II. Puskesmas Galur II menempati bangunan baru sampai saat ini telah mengalami renovasi total tahun 2007 .

     Disamping peningkatan fisik juga terus berkembang peningkatan Sumber Daya Kesehatan baik SDM maupun sarana dan prasarana sehingga beberapa pelayanan kesehatan pengembangan dapat dilakukan di puskesmas ini.

Kunjungan Tim EPPD Ke Puskesmas Galur II Tahun 2012

     Jenis pelayanan disamping melaksanakan pelayanan kesehatan dasar (Basic six) juga melakukan pelayanan pilihan seperti Pelayanan kesehatan Jiwa, Usila, UKS, Gigi dan mulut, keperawatan kesehatan dll. Upaya pengembangan  / inovasi pelayanan yang juga menjadi layanan unggulan adalah pelayanan laboratorium dengan automatic mechine / digital,, konsultasi, EKG, USG dsb.

     Upaya kesehatan masyarakat meliputi kegiatan pemberdayaan desa siaga, posyandu usila, senam usila dll. Dalam rangka komitmen peningkatan kualitas SDM dan pelayanan peningkatan pengetahuan kepada masyarakat dikembangkan pula adanya perpustakaan puskesmas dengan koleksi ratusan buku baik buku-buku teknis medis, teks book maupun pengetahuan kesehatan secara umum.

     Sistim Manajemen Mutu mengacu standart ISO 9000-2008 yang pada saat ini telah diimplementasikan walaupun belum (dipersiapkan) memperoleh sertifikat dari lembaga yang berkompeten.(ISO Like) Hasil Kinerja Pelayanan Puskesmas tahun 2008-2010 selalu menduduki peringkat II terbaik di Kabupaten Kulon Progo dengan komponen manajemen operasional, kinerja program, Transparansi, Akuntabilitas, Partisipatif, serta Kepuasan Pelanggan.

     Di Puskesmas Galur II ini juga sudah didirikan Pusat Pemulihan Gizi atau Theurapetic Feeding Center (TFC)..

 

Puskesmas Wates
Puskesmas Wates     Puskesmas Wates merupakan puskesmas tanpa rawat inap. Letak puskesmas berada bagian selatan Kabupaten Kulon Progo . Kecamatan Wates sendiri merupakan Ibukota Kabupaten Kulonprogo. Jarak waktu tempuh dari bandara Internasional Adi Sucipto Yogyakarta sekitar 80 menit dengan kendaraan pribadi, atau sekitar 60 menit dari pusat kota Yogyakarta (Malioboro, Keraton).

Puskesmas ini memiliki wilayah seluas 13,05 km2 dengan 8 desa sebagai wilayah kerja. Puskesmas Wates menempati bangunan baru sampai saat ini telah mengalami renovasi total tahun 2007 .

     Disamping peningkatan fisik juga terus berkembang peningkatan Sumber daya kesehatan baik SDM maupun sarana dan prasarana sehingga beberapa pelayanan kesehatan pengembangan dapat dilakukan di puskesmas ini.

     Jenis pelayanan disamping melaksanakan pelayanan kesehatan dasar (Basic six) juga melakukan pelayanan pilihan seperti Pelayanan kesehatan Jiwa, Usila, UKS, Gigi dan mulut, keperawatan kesehatan dll. Upaya pengembangan /inovasi pelayanan yang juga menjadi layanan unggulan adalah pelayanan laboratorium dengan automatic mechine/digital, konsultasi, EKG, USG dsb. Upaya kesehatan masyarakat meliputi kegiatan pemberdayaan desa siaga, Posyandu Usila, senam usila dan lain-lain.

     Sistim Manajemen Mutu mengacu standart ISO 9000-2008 yang pada saat ini sedang mulai dirintis implementasinya (ISO Like) Hasil Kinerja Pelayanan Puskesmas tahun 2008-2010 selalu menduduki peringkat III terbaik di Kabupaten Kulon Progo dengan komponen manajemen operasional, kinerja program, Transparansi, Akuntabilitas, Partisipatif, serta Kepuasan Pelanggan.

     Selain dari beberapa cirikas ketiga Puskesmas tersebut keunggulan dari seluruh puskesmas di Kabupaten Kulon Progo telah menerapkan Sistim Informasi Kesehatan (SIK) menggunakan konsep keterpaduan (Integrated Health Information System) didukung jaringan Local Area Network (LAN) disetiap unit pelayanan menyatu dengan sistem pembayaran tarif layanan.

Lokasi 5 km dari Kota Wates Ibukota Kabupaten Kulon Pprogo

     Yogyakarta sebagai tujuan wisata dengan Malioboro, Museum Kraton, dan obyek-obyek wisata lainnya yang sudah dikenal, tak kalah menarik untuk dikunjungi obyek wisata di wilayah Kabupaten Kulon Progo antara lain Pantai Glagah Indah, Pantai Trisik, Waduk Sermo, Wisata Alam Kalibiru, maupun obyek-obyek yang lain.